Jumat, 05 Februari 2016

Diperkosa Teman Satu Kelas

Diperkosa Teman Satu Kelas





hai guys,,,,,, masih seputar kisa nyata dari pengalamanku ni,,,,,
tapi kali ini kisahnya terjadi sekitar tahun 2001 ketika aku masih kelas 6 SD.
langsung aja ya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

masih kenal nama ku kan,,,, Thofa,,,,
pada tahun 2001 ketika aku kelas 6 SD, guru kelas bilang bahwa untuk menghadapi ujian kelulusan, maka akan diadakan jam tambahan belajar, kebetulan saat itu saya sedang ujian kelulusan SD, dan malam harinya anak-anak kelas 6 belajar di rumah guru dan tidur di di situ. anak cowok tidur di ruang tamu dan anak cewek tidur di ruang dalam.
aku anaknya lumayan sih,,,, lumayan pintar meski gak pernah rangking 1, tapi lumayan selalu 4 besar hehheheee,,,,,,

karena merasa capek belajar sampe pukul 23:00 wib, maka saya mulai peri tidur sementara temen-temen cowok masih pada ngobrol, dan seperti biasa ketika kami tidur lampu pasti dimatiin,,,, biar sehat,,,,

setelah tidur terlelap, tiba-tiba di tengah malam saya merasa tubuh saya berat dan bergoyang-goyang seperti ada sesuatu yang menimpa tubuh saya, pelan-pelan saya buka mata saya dan ternyata benar saya melihat ada anak yang sedang menindih tubuh saya sambil menggerak-gerakn penisnya di atas tubuh saya. ternyata dia adalah anak cowok paling tua di kelas, bisa dikatakan sudah aqil balig, sementara saya waktu itu belum tau dengan apa yang sedang dia lakukan ke saya. karena tubuh anak itu lumayan besar otomatis saya yang kurus merasa sesak nafas karena berat ditindih oleh tubuhnya. sebut saja namanya Al (nama samaran).

karena berat saya dorong tubuhnya untuk turun dari atas tubuh saya, tetapi al justru mengancam saya.

Al: diam! jangan berontak, nanti anak-anak lain bangun, kalau mereka bangun mereka melihat kita sedang kaya gini,
Thofa: berat al, kamu turun ya, ngapain tidur di atas tubuhku?
Al: ini namanya maen kapal-kapalan
Thofa: tapi berat, saya mau bobok
Al: kamu bobok saja, dan diam, biarkan saya bermain di atas tubuh kamu ya! sambil mengecup bibirku,selain itu al juga menjilati muka ku, dari pipi, kening, hidung, dan bibir ku.
setelah itu al turun dari tubuhku dan merebahkan diri di samping tubuhku, kemudian dia menarik tubuhku hingga sekarang tubuhku berada di atas tubuhnya Al. sambil Al m3enggoyangkan bokongku sehingga aku merasakan ada tonjolan keras di bawah tubuhku, ya itu Kontolnya AL.

selanjutnya Al menurunkan tubuhku dan saat ini Al memlukku dari belakang, Al juga menarik tanganku dan mengarahkan tanganku untuk memegang kontolnya, dan wouw aku merasakan kontolnya yang tegang begitu besar untuk ukuran anak SD. al menggoyangkan tanganku dalam posisi menggenggam kontolnya. kemudian Al meminta menciumku lagi.

Al: fa, aku mau cium bibir kamu lagi sayang!
Thofa: enggak ah, aku mau muntah, rasanya enek, air lur kamu masuk ke mulutku semua.
Al: gak papa, nanti rasanya enak kok, lagi yang sayang! sambil Al melumat bibirku yang tipis dan halus kala itu, lidahnya menekan bibirku sehingga akhirnya lidahnya masuk ke mulutku dan menjelajah mulutku. aku merasa mual dan mau muntah. namun ketika aku menangis, bukannya menghentikan perbuatanya, tapi justru Al mengancam saya.

Al: diam gak usah nangis! atau besok di sekolah aku akan pukulin kamu!
Thofa: aku mual, tubuh sakit susah nafas.

karena memang saat itu al sudah menindih tubuhku kembali sambil menggoyangkan bokongnya supaya kontolnya terasa keenakan karena menggesek tubuhku, saat itu kontolku sama sekali tidak berdiri, karena saya bingung itu perbuatan apa. sesekali Al menekan bokongnya dan saya mendengar suara rintihannya yang menggambarkan kalau Al merasakan keenakan saat meniduriku.

Thofa: sudah ya Al, aku capek gak bisa nafas.
Al: nanti ya sayang, soalnya ini rasanya lagi enak banget. kamu tahan dulu sebetar lagi sampai saya merasa puas. tiba-tiba Al menggigit bibir bawahku dan menekan tubuhnya dengan keras sambil mengeluarkan suara rintihan pelan-pelan. 

Al: oh sayang,,, kamu enak sekali ya,,,,, aku udah puas, barusan aku udah mengeluarkan air mani.
Thofa: maksudnya?
Al: iya, aku udah keluar pejuhnya, spermanya, makasih ya sayang, besok malam aku mau lagi, tapi ingat jangan pernah ceritakan ini pada siapapun, atau kamu akan aku pukuli.

aku hanya diam dan menangis!

sampai pada waktu subuh, semua anak terbangun untuk melaksanakan solat subuh, sampai di sungai saya langsung cuci muka dengan sabun karena saya merasa jijik semalaman mukaku dijilati oleh Al. pada saat itu saya belum tau yang namanya ML, air mani sperma, karena usia saya memang belum matang. dan siang harinya letika ujian saya tidak konsen dan terus teringat peristiwa tersebut.

namun di malam berikutnya saya tidur menjauh dari Al karena takut akan diperkosa lagi...

dan dari peristiwa itulah akhirnya membuat saya mulai membayangkan ketika Al sedang meniduri saya dengan desahan kenikmatannya, sehingga aku mulai menyukai sesama jenis. dan jujur setelah pelecehan itu saya mulai menyukai cowok dan membayangkan tidur sama cowok, ketika aku melihat cowok cakep, maka saya akan membayangkan saya diperkosa sama cowok itu seperti yang dilakukan oleh Al kepada saya. dan saya merasa benci dengan AL, karena dia yang telah membuat hidup saya menjadi seperti ini. gara-gara Al saya jadi menyimpang. padahal awalnya saya menyukai cewek.

itulah sepenggal kisah pengalamanku yang benar-benar aku alami.

WA: 081228754999
Pin: 5A6465D1
Ini adalah kisah nyata kehidupanku di mana peristiwa ini benar-benar terjadi.
peristiwa ini terjadi sekitar tahun 2009. perkenalkan namaku Thofa (nama samaran)

awalnya pada malam itu sekitar pukul 22:00 wib, saya baru saja pulang dari rumaah kakak ku, biasalah saya emang sering main ke rumah kakaku ya sekedar untuk bermain dengan ponakan,, karena saya pun memang sering main ke rumah kakaku, saya tinggal di desa yang berada di propinsi jawa tengah, kakak saya perempuan sudah berkeluarga, dan saat itu baru dikaruniai seorang anak laki-laki yang tampan. ya memang kata orang kakak perempuanku itu mirip India, cantik hidung mancung dan semasa remaja dibuat rebutan para cowok hehehhee,, al hasil anaknya pun nurunin ibunya, putih dan tampan. memang dari keluargaku itu terutama keturunan ibu ku memang seperti orang Belanda, ibuku cantik dan anak-anaknya pun semuanya oke, saya anak ke dua dari 4 saudara dan saya anak cowok satu-satunya. teman-teman bilang saya itu cakep, manis, mancung dan kaya india gitu, hehehee,,, bahkan tak jarang teman-temanku bilang kalau wajahku ini menarik dan tidak bosan untuk dipandang. bukan hanya cewek yang tertarik, cowok juga loh, hehehehe

rumahku dan rumah kakaku masih satu rt, tapi jauh juga harus memutar lewat rt sebelah. pas di perjalanan saya ketemu seorang cowok, dia usia sekitar 26 tahun, waktu itu saya baru 20 tahun. cowok itu tinggi tampang biasa lah,, gak mearik pokoknya, hehehe

cowok itu menghentikan langkahku dan mengajak ngobrol, ahirnya aku diajak ke rumahnya, akupun mau. kita duduk di ruang tamu sambil nonton teve, setelah itu si cowok itu sebut saja namanya Zain (nama samaran), si zain merebahkan kepalanya di pangkuannku sambil ngobrol lama-lama dia menyentuh penisku, namun belum tegang. kemudian aku tepis tangannya dan saku bilang aklau aku mau pulang. lantas zain berdiri dan mau mengatarkan aku keluar, tapi pas lewat depan pintu kamarnya, dia malah menarik tanganku masuk kamar. tanpa pikir lama zain langsung mendoorngku ke kasur, setelah aku jatuh jatuh terlentang di kasur, zain langsung menindih tubuhku dan memegangi tanganku, zain mengancam jika aku berani berontak atau teriak, maka dia akan memukuliku. tentu aku merasa takut karena di situ gelap dan aku pikir di rumahnya tidak ada orang.

Zain: diam dan jangan bergerak, dan jangan sekali-kali bersuara ataua teriak.
Thofa : apa yang kamu inginkan?
Zain: aku hanya ingin melakukan hal ini pada kamu, sudah lama aku ingin meniduri kamu seperti ini, dan sudah lama juga aku ingin melakukanya dengan kamu/ zain mengatakan hal itu sambil dia menggesek2kan kelamuannya di tubuhku dan dia terus menggoyangkan tubuhnya di atas tubuhku. tentu saja aku merasa berat menahan tubunya, karena tubuhku memang kecil.

selain itu zain juga mencium bibirku dan melumatnya tanpa aku bisa melawan. bahkan zain juga meminta supaya saya melepas bajuku. tapi saya tidak mau.

Zain: lepasin baju mu ya sayang, saya sudah gak tahan ni,,,, biar rasanya lebih anget dan enak...
Thofa: aku gak mau kalau harus lepas baju...
Zain: baiklah kalau kamu gak mau,, aku tidak memaksa, tapi aku harap kamu diam selama aku meniduri kamu dan menimati tubuhmu sampai aku puas.

zainpun melanjutkan aksinya di atas tubuhku sekitar 20 menit kemudian dia menekan pantatnya dengan keras ke tubuhku,,, aku bahkan merasakan tonjolan penisnya yang menindih tubuh dan penisku, rupanya dia klmaks, si zain telah mengeluarkan pejuhnya.

Zain: oh sayang nikmat sekali rasanya,,, tubuhmu,, aku udah keluar sayang rasanya mantab,, makasih ya sayang. sambil, dia mencium bibirku.

setelah dia puas diapun mengantarkan aku keluar daru rumahnya dan membiasrkan aku pulang.


itu adalah sepenggal kisah penglamanku di mana aku diperkosa oleh tetanggaku sendiri di malam hari.

Nb. mohon maaf jika tulisanku acak-acakan, karena ini baru pemula. hehehee......